Kenapa perlu
Sesi AI berakhir, konteksnya hilang. Alasan Anda memilih Postgres, migrasi yang harus jalan sebelum deploy, endpoint yang kelihatan mati tapi menopang fitur lain — semua itu hidup di percakapan yang sekarang sudah tidak ada. Sesi berikutnya, manusia atau agent, mulai dari nol.
MCP (Model Context Protocol) adalah standar terbuka yang membuat agent AI bisa memanggil "tool" pada layanan luar. Oprex mengekspos data SDLC Anda sebagai tool, jadi agent bisa membaca issue yang sudah ada dan menuliskan apa yang ia pelajari — di dalam tenant dan izin Anda sendiri.
Langkah 1 — buat API key
Di member.oprex.id → Pengaturan → API keys, buat key baru. Pilih scope:
| Scope | Untuk apa |
|---|---|
read | Agent hanya boleh membaca. Aman untuk mencoba. |
write | Agent boleh membuat & mengubah artifact. Yang biasanya Anda mau. |
Key bisa di-scope ke satu project atau grup. Key yang di-scope tidak bisa menyentuh project lain, bahkan kalau agent-nya diminta.
> Key ditampilkan sekali. Simpan di password manager, jangan di dalam repo.
Langkah 2 — pasang
Claude Code:
claude mcp add --transport http oprex https://oprex.id/mcp \
--header "Authorization: Bearer oprex_pk_xxxxx"
Cursor / Cline / Windsurf dan klien lain yang bicara MCP over HTTP memakai URL dan header yang sama. Konfigurasi JSON-nya:
{
"mcpServers": {
"oprex": {
"type": "http",
"url": "https://oprex.id/mcp",
"headers": { "Authorization": "Bearer oprex_pk_xxxxx" }
}
}
}
Claude.ai / ChatGPT (tanpa API key): pakai OAuth 2.1. Tambahkan https://oprex.id/mcp sebagai connector; Anda akan diminta login Oprex dan menyetujui izinnya. Cabut kapan saja di Pengaturan → Aplikasi Terhubung.
Langkah 3 — buktikan jalan
Minta hal yang paling sederhana lebih dulu:
> "Project apa saja yang ada di Oprex saya?"
Kalau agent menjawab dengan daftar project Anda, sambungannya benar. Kalau ia menjawab dari ingatan atau menebak, MCP-nya belum terpasang — bukan salah key-nya.
Yang didapat agent Anda
51 tool, 22 baca dan 29 tulis:
- Orientasi — resolve path seperti
indohrm/enterprisejadi id - Cari — satu kueri ter-ranking di seluruh artifact (lihat artikel *Cari sekali di semua artifact*)
- Baca & ubah — issue, tiket, requirement, spesifikasi, test case, milestone, release plan, release, note
- Ingat — recall & catat fakta antar-sesi (lihat artikel *Memory: dokumen vs fakta*)
- Jalankan — pipeline CI/CD dan Autopilot
Biar agent benar-benar memakainya
Agent tidak mencatat sendiri, dan sebaiknya begitu — merekam otomatis semua yang Anda tulis itu masalah privasi, bukan fitur. Buat jadi kebiasaan dengan satu baris tetap di CLAUDE.md (atau .cursorrules) repo Anda:
Sebelum menulis kode: panggil oprex_recall_memory dan oprex_search
untuk hal yang sedang dikerjakan. Sebelum sesi berakhir: catat yang
dipelajari lewat oprex_remember, dan file-kan bug yang ditemukan.
Kalau tidak jalan
| Gejala | Sebabnya biasanya |
|---|---|
401 Unauthorized | Key salah ketik, atau header-nya bukan Authorization: Bearer … |
403 saat menulis | Key-nya scope read. Buat key write. |
403 di satu project saja | Key-nya di-scope ke project/grup lain. |
429 | Kuota key habis. Cek paket Anda di halaman harga. |
| Agent menjawab tapi datanya karangan | MCP tidak terpasang; agent menjawab dari ingatan. Minta ia menyebut nama tool yang dipanggil. |
Alamat lama https://oprex.id/api/v1/mcp tetap berfungsi identik — konfigurasi yang sudah jalan tidak perlu diubah.